Haryo Adiyono Darmawan atau yang akrab dipanggil sebagai Haryo adalah pegawai pada unit Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) Malang. Pria yang merupakan anak bungsu dari pasangan bapak Basuki Jokosudarmanto dan Ibu Satukah ini telah mendedikasikan hidupnya selama 2 tahun untuk menjadi salah satu punggawa keuangan negara di bidang kepabeanan dan cukai. Haryo  yang lahir di Malang pada tanggal 30 Agustus 1994  mempunyai zodiak Virgo yang digambarkan sebagai seorang gadis yang cantik jelita, berhubung sang Haryo ini adalah lelaki jadi bisa di indikasikan bahwa sang haryo ini adalah idaman bagi para wanita karena parasnya yang rupawan (sama dengan zodiaknya yang cantik jelita, rupawan dan luar biasa), namun takdir berkata lain sampai hari ini tertanggal 11 Juli 2017, sang Haryo masih belum mempunyai pasangan hidup, kalau kata anak kekinian mas Haryo ini masih jomblo atau bahasa halusnya pasangannya masih otewe. Selain parasnya yang luar biasa, mas haryo ini dianugerahi badan yang gagah dan proporsional dengan tinggi 174 cm dan berat badan 73 kg kalau dihitung menggunakan Body Mass Index, mas Haryo ini mempunyai skala 24.1 yang berada pada skala berisi, ganteng dan gagah berani.

             Mas Haryo yang merupakan lulusan dari Program Diploma I Kepabeanan dan Cukai mengawali karir nya sebagai pelajar pada TK Dharmawanita 01 di desa sidomulyo lalu lanjut ke SDN Sidomulyo 2 lanjut lagi ke SMPN 1 Batu dan masih lanjut lagi ke SMAN 1 Batu. Hidup mas haryo bukanlah hidup yang lempeng dan tanpa lika-liku kehidupan, perjalanan yang dilalui sang Haryo ini naik turun luar biasa, kalau digambarkan perjuangan Mas Haryo ini sama dengan Soundtrack film ninja hattori “Mendaki gunung melewati lembah, sungai mengalir indah ke laut” luar biasa bukan ? Tapi bukan mas Haryo namanya kalau belum bisa menaklukkan hati wanita, eh halangan maksutnya. . Sempat terpuruk karena gagal menjadi Taruna Akademi Angkatan Laut pada tahun 2012, mas Haryo bekerja sebagai Bellboy di Hotel Kusuma Agrowisata batu pada tahun 2012 hingga 2013. Gagal mempunyai seragam coklat ketat nan gagah dengan topi pet nya membuat mas Haryo melirik sekolah kedinasan lain, yaitu STAN, iya STAN, pencetak para punggawa keuangan negara yang hebat. Dengan gagahnya Mas Haryo mendaftarkan diri di STAN dengan gagah berani dia memasukkan berkas pendaftarannya dan setelah tes demi tes di lalui, Alhamdulillah mas Haryo diterima di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Program Diploma 1 Kepabeanan dan Cukai dan lulus pada tahun 2014.

            Setelah lulus dari STAN, mas Haryo mengakhiri karirnya sebagai siswa/pelajar dan memulai perjalanannya sebagai seorang pegawai Bea dan Cukai. Karena pada dasarnya awal perjalanan selalu berat, maka diklat-diklat dasar seperti prajab dan samapta harus di lalui oleh Mas Haryo dan alhamdulillah semuanya telah dilibas habis oleh Mas Haryo, tapi dengan kemampuan yang dimilikinya untuk menahan rindu, maka samapta yang mengerikan pun dilewati. Tidak hanya sampai disitu sebagai pegawai yang aktif dan senantiasa ingin mengembangkan wawasan maka Mas Haryo pun menambah mengikuti diklat sebagai penambah kompetensi yang dimilikinya, dilahaplah oleh mas Haryo diklat excellent front liner-basic untuk membuatnya terlihat semakin perfect dan menawan di depan para pengguna jasa.

            Sebagai laki-laki idaman, Mas Haryo sangat mencintai orang tuanya, Mas Haryo menempatkan orang tuanya dalam hal Motivasi paling tinggi untuk bekerja, karena dan untuk orang tua nya lah Mas Haryo bekerja di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Selain itu Mas Haryo tidak lupa kepada negara yang telah membiayainya sangat mahal untuk dapat berkuliah di STAN, jadi Mas Haryo tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan negara kepadanya dan satu-satunya cara Mas Haryo untuk membalas budi adalah bekerja secara baik dan total kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Mas Haryo merupakan pribadi yang tegas namun di sisi lain pria menawan ini mempunyai sisi Humanis yang tinggi, motivasinya bekerja selain orang tua dan negara adalah Mas Haryo merupakan pribadi yang suka melayani, diharapkan hasratnya yang tinggi untuk melayani masyarakat dapat terpenuhi dengan bekerja secara baik di kantor. Penghobi olahraga renang ini memiliki cita cita dan harapan yang besar untuk Bea Cukai, Haryo berkeinginan agar  Bea Cukai menjadi organisasi yang dikenal baik oleh masyarakat luas, senantiasa diisi dengan sumber daya yang kompeten serta disegani karena kinerja pengawasannya dan dicintai karena peran dan pelayanannya. Sungguh cita cita yang sangat mulia dan luar biasa, semoga nantinya dengan adanya keberadaan Mas Haryo Bea Cukai bisa menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.


Kembali ke halaman sebelumnya