Berbeda dengan sobo pasar sebelumnya, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan covid-19 petugas tidak mendirikan stan untuk menghindari terjadinya kerumunan pengunjung. Walau tanpa mendirikan stan seperti sobo pasar biasanya, kegiatan tetap berjalan dengan lancar dan informasi maupun himbauan mengenai larangan rokok ilegal tetap dapat disampaikan kepada para pedagang maupun pengunjung pasar dengan cara berkeliling mengunjungi toko penjual rokok didampingi petugas dinas pasar.
Tercatat sebanyak 10 toko telah petugas berikan edukasi. Selain berkeliling mengedukasi toko, petugas juga melakukan survey pemahaman rokok ilegal kepada para pengunjung maupun masyarakat yang beraktivitas di pasar. Kepada para pemilik toko, diberikan souvenir dan terhadap toko yang telah dikunjungi ditempel stiker "Gempur Rokok Ilegal" sebagai tanda bahwa toko tersebut telah diberikan edukasi dan bersedia tidak menerima maupun menjualkan rokok ilegal.
"Tujuan dari kegiatan ini adalah agar para pedagang maupun pengunjung di pasar dapat lebih dekat dengan para petugas bea cukai sehingga larangan akan rokok ilegal dapat diterima dengan baik dan harapannya peredaran rokok ilegal dapat ditekan secara optimal," ungkap Surjaningsih, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi

 


Kembali ke halaman sebelumnya