Rabu (14/02) Bea Cukai Malang kembali mendapatkan informasi yang bersumber dari masyarakat terkait dugaan adanya penimbunan atau penyimpanan barang kena cukai ilegal berupa hasil tembakau jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) yang dilekati pita cukai bekas. Menanggapi informasi tersebut, petugas Bea Cukai Malang segera bergerak menuju lokasi di daerah Lawang, Kabupaten Malang pada pukul 12.00 WIB. Setibanya di lokasi pada pukul 13.00 WIB, petugas bergegas melakukan pemeriksaan atas sebuah bangunan kosong dengan disaksikan oleh warga setempat. Dari hasil pemeriksaan, tim menemukan 5.158 bungkus rokok ilegal (sekitar 103.160 batang rokok) yang dilekati pita cukai bekas. Pada pukul 15.00 WIB, petugas kembali ke kantor dengan membawa barang bukti.

Terkait pelanggaran tersebut, negara ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp10.316.000,00. Berdasarkan pasal 56 jo 66 Undang-Undang nomor 39 tahun 2007 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai, tersangka dapat dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

“Penindakan yang kami lakukan kali ini merupakan penindakan ke-7 di tahun 2018. Kami akan terus meningkatkan pengawasan di seluruh wilayah Malang Raya untuk menekan peredaran rokok ilegal,” ujar Rudy, Kepala Kantor Bea Cukai Malang.


Kembali ke halaman sebelumnya