Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mendengar secara langsung bagaimana awal proses pendirian KIHT sampai berjalan, serta apa saja kendala yang dihadapi selama ini. KIHT sendiri merupakan kawasan tempat pemusatan kegiatan industri hasil tembakau. Selain untuk meningkatkan pelayanan, pembinaan industri, dan pengawasan terhadap produksi dan peredaran hasil tembakau, pembentukan KIHT juga ditujukan untuk lebih mendukung, mengembangkan dan meningkatkan, daya saing industri kecil dan menengah pada sektor hasil tembakau.
Kegiatan studi dilakukan dengan melihat langsung produksi hasil tembakau berupa sigaret kretek tangan dan sigaret kretek mesin yang diproduksi di 11 gedung pabrik Hasil Tembakau yang ada di dalam lingkungan KIHT tersebut. Ikut mendampingi, Kepala Kantor Bea Cukai Kudus beserta jajaran, kemudian Kepala Bidang Perindustrian, serta Plt Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Kudus.
Setelah berkeliling meninjau produksi di 11 gedung pabrik Hasil Tembakau yang berada di lokasi seluas 2,1 Ha tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab di gedung pertemuan.
Para hadirin begitu antuasias menanyakan berbagai hal yang berkaitan dengan persyaratan pendirian bangunan, dan pemenuhan persyaratan penunjang lainnya. Usai sesi tanya jawab, kegiatan diakhiri dengan foto bersama.


Kembali ke halaman sebelumnya