Malang (05/08/2019) – Sesuai dengan amanat dari Direktur Jenderal Bea dan Cukai yang tertuang dalam Peraturan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-42/BC/2017 tentang Agen Fasilitas Tempat Penimbunan Berikat dan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor, Bea Cukai Malang yang diwakili oleh para agen fasilitas melaksanakan kegiatan asistensi kepada sebuah koperasi yang menaungi para pengrajin emas. Sesuai dengan permohonan, asistensi dilakukan di PT Niki Joyo yang turut berperan dalam pengelolaan koperasi tersebut..Perusahaan yang berlokasi di Kota Malang ini bergerak di bidang produksi perhiasan.

Para agen fasilitas Bea Cukai Malang yang melaksanakan asistensi tersebut, yaitu Surjaningsih selaku Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Raden Pandam P. H. selaku Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai I, dan pelaksana. Asistensi dilaksanakan dalam bentuk diskusi.

Asistensi dibuka oleh Surjaningsih dan dilanjutkan dengan pembahasan terkait profil dan proses bisnis koperasi yang disampaikan oleh perwakilan dari pihak koperasi. Setelah itu, Raden Pandam P. H. menyampaikan penjelasan terkait fasilitas yang ditawarkan oleh Direktorat Kepabeanan dan Cukai. Berdasarkan hasil diskusi pada asistensi tersebut, didapatkan kesimpulan sementara terkait jenis fasilitas pabean yang sekiranya sesuai koperasi tersebut. Bea Cukai Malang akan melakukan penelitian lebih mendalam atasnya.

“Kami akan terus berupaya menggali potensi perusahaan-perusahaan di Malang Raya dengan melaksanakan asistensi agen fasilitas. Dengan asistensi tersebut, kami berharap untuk dapat mendukung dan memfasilitasi industri untuk lebih berkembang dan meningkatkan kualitas produknya agar dapat bersaing di pasar internasional,” pungkas Surjaningsih.


Kembali ke halaman sebelumnya