Selasa (08/01/2019) Seakan tidak ingin berpangku tangan, awal tahun 2019 Bea Cukai Malang kembali menggagalkan peredaran rokok ilegal. Operasi kali ini dilakukan di salah satu rumah di Desa Rejosari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Dalam operasi tersebut petugas mengamankan 147.500 batang rokok polos (tanpa pita cukai).

Bermula dari informasi masyarakat yang didapat bahwa terdapat salah satu rumah di Desa Rejosari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang yang menimbun/menyimpan rokok polos. Dari informasi tersebut, petugas berkoordinasi untuk merencanakan operasi. Selasa (08/01/2019) pukul 13.00 WIB petugas mulai bergerak menuju lokasi target.

Sesampainya di lokasi target, pukul 15.00 WIB petugas melakukan pemeriksaan terhadap rumah yang diduga menimbun/menyimpan rokok polos. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan barang bukti berupa rokok polos jenis SKM merek “New Unggul Exclusive” isi 20 sebanyak 6.325 bungkus atau sekitar 126.500 batang dan rokok batangan jenis SKM sebanyak 21.000 batang. “Total rokok polos yang berhasil diamankan sekitar 147.500 batang”, ungkap salah satu petugas.

Seluruh barang bukti yang ditemukan dibawa oleh petugas ke Kantor untuk diamankan. “Pemilik rumah berinisial “D” saat pemeriksaan sedang tidak ada di tempat. Dugaan sementara pemilik barang berinisial “Z”, akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut”, ungkap salah satu petugas.

“Kerugian negara yang ditimbulkan kurang lebih sebesar 69,6 juta rupiah. Sampai saat ini kasus tersebut sedang dalam pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Rudy Hery Kurniawan, Kepala Kantor Bea Cukai Malang. “Di tahun 2019 ini, kami akan meningkatkan pengawasan terhadap barang kena cukai ilegal, tidak fokus ke rokok saja. Kami akan menindak dengan tegas semua pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai”, tambahnya.


Kembali ke halaman sebelumnya