Selasa (05/03/2019) Bea Cukai Malang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi identifikasi keaslian pita cukai desain tahun 2019 di aula Kantor Bea Cukai Malang. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh Bea Cukai Malang tiap tahun mengingat desain pita cukai selalu berubah tiap tahunnya. Peserta sosialisasi yang diundang merupakan seluruh pengguna jasa di bidang cukai dan instansi terkait di wilayah Malang Raya. Acara diselenggarakan dalam 2 sesi, yaitu pada pagi hari mulai pukul 09.00 - 11.30 WIB dan siang hari mulai pukul 13.30 - 16.00 WIB dikarenakan keterbatasan tempat dan banyaknya jumlah peserta sosialisasi.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Rudy Hery Kurniawan. Dalam sambutannya, Rudy menyinggung soal kebijakan pemerintah terkait tarif cukai yang tidak mengalami kenaikan di tahun ini. “Di tahun ini, Bea Cukai Malang diberi amanah untuk mengumpulkan penerimaan negara sebesar 20,9 triliun rupiah. Hal ini merupakan tantangan besar bagi kami mengingat target penerimaan Bea Cukai Malang tahun ini lebih besar dibandingkan dengan realisasi pada tahun sebelumnya yang selisihnya sekitar 800 miliar rupiah meski kebijakan tarif cukai tidak mengalami kenaikan. Oleh karenanya, di tahun ini kami berusaha meningkatkan pengawasan guna menekan peredaran barang kena cukai ilegal agar pangsa pasar barang kena cukai ilegal dapat digantikan dengan barang kena cukai yang legal, sehingga diharapkan hal tersebut mampu mendongkrak penerimaan Bea Cukai Malang,” ungkap Rudy.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan materi terkait ketentuan penyediaan dan pemesanan pita cukai yang disampaikan oleh Edhi Riyanto selaku Kepala Subseksi Administrasi dan Distribusi Pita Cukai. Dilanjutkan oleh Krisno Budi Bagus Sasmito selaku Kepala Subseksi Sarana Operasi yang menyampaikan materi terkait pengawasan terhadap barang kena cukai. Selanjutnya materi terakhir yaitu identifikasi keaslian pita cukai desain tahun 2019 yang disampaikan oleh Bendito Menezes selaku Kepala Subseksi Administrasi Barang Hasil Penindakan sembari mempraktikkan secara langsung cara melakukan identifikasi keaslian pita cukai dengan menggunakan peralatan yang telah disediakan di meja masing-masing peserta.

Setelah seluruh materi disampaikan, acara dilanjutkan dengan tanya jawab yang dipandu oleh pembawa acara. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembagian kuisioner efektivitas sosialisasi yang merupakan salah satu bentuk alat ukur pemahaman para peserta sosialisasi terhadap materi yang telah disampaikan. Setelah pengisian kuisioner, acara ditutup dengan foto bersama. “Sosialisasi Pita Cukai ini bertujuan untuk memberikan penyegaran kepada peserta sosialisasi terkait ketentuan umum di bidang cukai dan juga pembelajaran tata cara identifikasi keaslian pita cukai desain tahun 2019,” pungkas Rudy.


Kembali ke halaman sebelumnya