Malang (24/05/2019) - Bea Cukai Malang memiliki tugas untuk melakukan pengawasan dan pelayanan di bidang kepabeanan dan cukai di wilayah Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Cukai sendiri tidak hanya sebatas pada rokok saja, miras dan etil alkohol juga merupakan barang kena cukai. Tentunya dalam melaksanakan tugas tersebut secara optimal, Bea Cukai Malang perlu bersinergi dengan instansi terkait. Seperti yang telah dilaksanakan Bea Cukai Malang tadi malam (23/05/2019) dengan Pemkot Malang dalam hal ini Satpol PP dalam rangka operasi gabungan.

Operasi gabungan ini dilaksanakan dengan melakukan penyisiran ke tempat-tempat penjualan miras di Kota Malang. Mengawali pelaksanaan operasi, Bea Cukai Malang bersama Satpol PP melaksanakan briefing. Usai briefing, tim operasi gabungan mulai bergerak menuju tempat-tempat penjualan miras. Tim melakukan penyisiran terhadap 4 tempat penjualan miras. Dari 4 tempat penjualan miras tersebut, 2 di antaranya dilakukan penindakan dengan inisial L dan A.

Dari operasi tersebut, tim berhasil mengamankan 184 botol miras yang dijual tanpa memiliki izin berupa Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC). “Total sebanyak 184 botol kami lakukan penyegelan dan dibawa ke Kantor Bea Cukai Malang, dengan rincian dari tempat L sebanyak 153 botol dan dari tempat A sebanyak 31 botol,” ungkap salah satu petugas. “Tidak hanya fokus di rokok saja, miras juga masih kami awasi peredarannya. Karena pengawasan peredaran rokok dan miras di wilayah Malang Raya ini merupakan tugas kami, Bea Cukai Malang,” pungkas Rudy Hery Kurniawan, Kepala Kantor Bea Cukai Malang.


Kembali ke halaman sebelumnya