Sehubungan dengan adannya perubahan kebijakan mengenai tarif cukai hasil tembakau dan dalam rangka melihat kondisi harga rokok di masyarakat, Petugas Bea Cukai Malang melaksanakan Kegiatan Pemantauan Harga Transaksi Pasar Produk Hasil Tembakau. Kegiatan tersebut berjalan selama 4 hari dimulai pada hari Selasa (13/03) dan berakhir pada hari Jumat (16/03) dengan wilayah pemantauan di 4 kecamatan yang meliputi Kecamatan Ngajum, Sumbermanjing Wetan, Bumiaji, dan Batu.

Seperti pepatah sambil menyelam minum air, selain melakukan pemantauan harga jual eceran produk hasil tembakau di pasaran Petugas Bea Cukai Malang memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mensosialisasikan ciri-ciri rokok ilegal kepada para pedagang rokok. “Kita tau sendiri di malang raya ini ada ratusan pabrik rokok jadi tidak hanya pengusahanya saja yang diberikan edukasi terkait ketentuan di bidang cukai namun masyarakat khususnya para penjual rokok sangat perlu untuk diberikan edukasi khususnya terkait ciri-ciri rokok ilegal,” ujar Chandra, Kepala Subseksi Penyuluhan Kantor Bea Cukai Malang.

Pada akhir kegiatan tersebut tak lupa dilakukan penempelan stiker Stop Rokok Ilegal di toko-toko yang telah didatangi sebagai bukti telah diberikannya sosialisasi dan sebagai upaya preventif agar tidak dijualnya rokok ilegal. “Saya berharap dengan kegiatan seperti ini akan membuat masyarakat peka terhadap rokok ilegal sehingga ketika mengetahui peredarannya akan langsung menghubungi kami untuk dapat dilakukan penindakan lebih lanjut,” pungkas Chandra.

Ciri-ciri rokok ilegal yang dimaksud adalah rokok yang pada kemasannya tidak dilekati pita cukai resmi, rokok yang pada kemasannya dilekati pita cukai bekas (yang sudah pernah dilekatkan pada kemasan sebelumnya), rokok yang pada kemasannya dilekati pita cukai yang tidak resmi dari pemerintah, rokok yang pada kemasaannya dilekati pita cukai milik produsen rokok yang lain/berbeda, pita cukai rokok linting tangan (SKT) dilekatkan pada kemasan rokok filter (SKM atau SPM). Ayo arek ngalam berantas bareng-bareng rokok ilegal!!


Kembali ke halaman sebelumnya